Malam pikuk terus melambatkan keheningan alunan suara
pesta kumbang pun menerangi kabutnya malam
terdengar alunan ombak dimana suara itu bergemuruh
butiran debu menghempaskan pada karang dan hentakan batu
semakin lama, tulisan bertuliskan namamu luntur dalam detakan waktu
tulisan itu kini hanyalah sebuah memori
mungkin keberadaan kamu disini hanya menghantarkan aku pada kenangan lalu
aku menantimu dulu
tapi apakah kamu tau apa arti pentingnya komitmen dulu?
aku menunggu kehadiranmu..
-------------------------------------------------------------------------------------------------
meiza hayyu putri
Selasa, 19 Agustus 2014
nulis puisi dipagi hari
Posted on 18.20 by penulisabstraak
| No comments
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar