Selasa, 19 Agustus 2014

nulis puisi dipagi hari

Malam pikuk terus melambatkan keheningan alunan suara
pesta kumbang pun menerangi kabutnya malam
terdengar alunan ombak dimana suara itu bergemuruh
butiran debu menghempaskan pada karang dan hentakan batu
semakin lama, tulisan bertuliskan namamu luntur dalam detakan waktu
tulisan itu kini hanyalah sebuah memori

mungkin keberadaan kamu disini hanya menghantarkan aku pada kenangan lalu
aku menantimu dulu
tapi apakah kamu tau apa arti pentingnya komitmen dulu?
aku menunggu kehadiranmu..

-------------------------------------------------------------------------------------------------
 meiza hayyu putri

0 komentar:

Posting Komentar