May, 6th 2015
sederhana memang tapi rasa itu menyenangkan..
ratusan hari telah terlewati.
awal pertemuan tak ada kata mampu tuk diucapkan.
kau dan aku seakan diam, tak mampu menyikapi.
pertemuan yg seakan mendeguo tak irama berayun.
ah, sudahlah..
kupikir pertemuan dulu itu hanya biasa saja
tetapi lama kelamaan, kamu datang bagai raja
sikap dan tingkah lakumu membuatku tertawa
tersipu malu, saling menatap, bibir bergetar
bolehkah aku menyimpan rasa?
aneh memang, rasa itu kian menggeser
tawa dan canda selama ratusan hari membendung asa
pupus sudah dalam kilauan tawa
tak adalagi pujian atau bisik cerita
duduk termangu seakan mati diantara kita
aku melihatmu, kau tersipu emosi amarah
ada apa yang terjadi dengan cerita kita?
tak mampu lagikahm kita bersahabat?
dalam doa, kau mengiringi namamu
namamu yang kuminta pada Tuhan tuk jadi temanku
aku begitu tersudut, ketika melihatmu jauh
akankah mungkin, kita tetap bersama?
jika masih tertutuo emosi dan dendam..
-Tinta pena : Meiza Hayyu Putri Tandjung-
Sabtu, 29 Agustus 2015
Darri teman yg sudah menjadi ratusan harimu :)
Posted on 07.11 by penulisabstraak
| No comments
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar