Minggu, 27 September 2015

nulis aja

kerap kali, aku menunggumu sabar
tak ada cacian atau makian
tapi lihatlah, sesukamu menyakiti
aku semakin lelah
patutkah aku melangkah pergi?
mungkin kamu akan bahagia..

Jumat, 25 September 2015

bolehkah ku beranjak pergi?

Untukmu, sahabatku..


Pernahkah kamu sadar?
aku telah menunggu waktu yang sangat lama.
hanya kabar, itu yang membuatku tak sabar
sedang apa kamu disana? tak sempatkah memberiku kabar?
inginku rasanya pergi, karena kamu sudah berbeda

ingin rasanya tangis ini kutunjukkan padamu,
setelah kupikir, untuk apa?
kau akan bersedih juga kah? tidak.  Bahkan tawa
bolehku beranjak pergi? aku lelah rasanya
tak ada kebahagiaan  yang kurasa

luka dan pilu itu sudah biasa
lalu, apalagi yang akan diberi?
bukankah, kau seorang pria?
pria yang mampu memberikan kenyamanan hati.

hai, kamu lelaki baikku
boleh ku tanya pada dirimu?
apakah kita bisa bersama kedepan?
jika sikapmu seperti selalu

aku bosan dan lelah menghadapimu
tapi rasanya hati ini, tak ingin berhenti
kemanakah dirimu? aku menunggumu

seringkali, aku tak mengenggamnya
melihat pun tidak,
ku acuhkan, karna ku ingin sendiri
tapi lihatlah setelah ku melewatinya..
aku tak mampu..

hai lelaki baikku..
katakan dan tunjukkan..
apa yang harus ku lakukan?
melangkah jauhkan darimu??

meiza hayyu putri tandjung
at mbs cafe resto, jepara
19:42