Selasa, 11 Februari 2014

my feelings

sebenarnya jika dikatakan iri ya memang benar. Saat aku menderita, aku merasakan kesepian yang benar2 terkubur menghantui. Tiada kawan ataupun teman, mungkin lawan ada yg lagi bersenang-sennag menikmati kebahagiaan. Diluar sana, suasana makin mengada-ngada, terkadang terang hingga kulit menjadi terbakar atau dalam sekejap menjadi gelap hingga hujan deras pun datang atau berlalu dengan cepat. Sama sepeti hati yang terus mengada-ngada,dan mencari kebenaran apakah ini akan berakhis sama saja dengan sebelumnya atau berakhir suka dan riang untuk menjadi satu keluarga???. Oooh, aku berfikir, aku terlalu berlebihan untuk memikirkannya, tapi au ingin dialah kini yang terakhir bagiku. Setiap waktu, aku menanti kabarnya. Ingat dulu, saat aku dan dia belum berkomitmen untuk membuat awal kehidupan baru, tepatnya 28 MEI 2013 dia mengajakku untuk berbagi dalam membina hubungan kasih sayang. Entahlah bagiku, ini hanyalah kiasan belaka atau benar2 yakin dlm dirinya. Aku mengikuti alur permainannya, aku berharap ini bukan permainan seperti "bola basket"...

Hay, tak hanya itu.. sosok kini yang kukenal ternyata mampu membuat wanita lain didekatnya merasa nyaman. Sebenarnya, aku cemburu setiap kali ada yang mendekatinya dengan cukup sedikit mesra. Tapi,apa yang kulihat dia sama seklai tak menyadarinya. Aku menangis di belakangnya, malu tuk mengungkapkan. Setiap rasa cemburu itu hadir, pasti aku pura-pura tidak perduli atau membiarkan begitu saja. Setiap waktu, aku sellau bercerita lewat tulisan yang membuat tangis itu hilang seketika. Aku menyadari untuk apa kutangisi, sedangkan dia saja tak memerdulikannya. Aku mencari langkah lain yaitu dengan cara mendiamkannya. Ini adalah jurus terjitu katanya, tetapi setelah kucoba hasilnya minus kawan. Kenapa? "karena dia tak menyukai arti dari kediaman, tapi apa yg harus kulakukan? aku bingung,kehabisan akal. Aku malu mengungkapkan dan aku tak ingin dia berfikir aku terlalu cemburu padanya. Aku pun tak ingin terlihat agresif didepannya, aku ga mau". Tuhan rasanya, aku udah ga mampu lagi menjalaninnya. Aku lelah akan hal ini, aku ingin berhenti. DIsaat keinnginan tuk berhenti, ku mengingat lagi kenanangan masa dulu. Sungguh begitu indah, inikah yang disebut dengan "kekonyolan cinta", ya manis diawal, ditengah2 masa suka dan suram dan di akhir masa sedih atau bahagia tergantung yang menjalaninya.

Adanya teman, tapi apa? aku hanya dimanfaatkan. Aku sedih, senang mereka tak ada. Aku rindu akan kebahagiaan. Tak hanya itu, aku tlah kehilangan Ayah yang sangat kukagumi. dia begitu hebat dan tak pernah lelah mencari penghasilan demi anak-anaknya. Aku rindu padamu,Ayah. Aku sedih disaat Ibu kadang memarahiku, aku rindu pelukan ayah. Aku rindu suaramu, aku rindu saat kau memanggilku "ayu". Suara itu begitu merdu, tetapi kadang aku tak memerdulikannya karena engkau terlalu sibuk dengan kerjaanmu. Tapi aku tau ayah, semua usahamu untuk anak-anak begitu besar. Aku merindukanmu Ayah, aku ingin memelukmu begitu erat. AYAH...saat ini aku talh dewasa hingga pengorbanan hidup harus diperjuangkan. Aku ingin benar-benar membahagiakanmu, meski ayah tak lagi disampingku. Tapi aku tau, ayah melihatnya. Maafkan aku Ayah, selalu membuatmu kecewa... AKu janji ayah, kan kujaga Ibu dan membahagiakan Dia dan Engkau, orang tua yang kukagumi. Ayaaaaaah... :')

Sabtu, 08 Februari 2014

The Family's



Keluarga bagiku...
Ketika jiwaku hilang
Ia sebagai penerang
Ketika ku fikir sebuah akhir
Ternyata awal kehidupan
Keluarga adalah...
Kekuatan yang membuatku berani menggempur keegoisan
Dan belajar berkorban

 Keluarga adalah kesempurnaan dari ketidaksempurnaan
 Syurga dunia yang dipetik Tuhan
Dari kaki syurga yang sesungguhnya

Dan keluarga itu bagiku...
 adalah sebuah keindahan
Yang perlu seumur hidup untuk menguraikannya..

Terimakasih Tuhan, aku mempunyai keluarga meski saat ini tiang keluarga tlah diganti dengan sosok Ibu yang sangat baik dan penyayang :)

Tema : Hutan Indonesia "Dari saya, untuk kita"




“Berfikir sebab dahulu, barulah akibatnya”. Terfikir kembali akan nasib generasi yang akan mendatang, seluruh kekayaan alam akan habis. Hal ini dikarenakan tidak ada daya tarik simpati masyarakat terhadap lingkungan sendiri, khususnya lahan hutan yang terus digunduli tanpa menanam kembali. Adapun yang diketahui fungsi hutan kini hanya menjadi patokan untuk tolak ukur yang pada dasarnya Bumi yang ditempati memiliki kaya akan populasi yang melimpah tanpa diketahui secara jelas dan mengacu dari adanya kegunaan fungsi hutan. Populasi hutan berfungsi salah satunya yaitu sebagai sumber kekayaan alam yang mendukung kesejahteraan manusia. Tetapi, lihatlah dan bayangkan kini rasa simpati yang seharusnya setiap manusia punya kini hanya berupa keegoisan semata-mata untuk mencari keuntungan tanpa memikirkan nasib berkelanjutan bagi generasi bagi anak cucu di masa yang akan terus berubah dalam era modern. Jika diingat kembali, dulu sekitar tahun 90an, hutan masih mendominasi di kepulauan Sumatra, Kalimanatan, Sulawesi dan Jawa, begitupun kehidupan hewan yang tinggal didalamnya ikut membantu dalam pelestarian alam. Tetapi apa sekarang? komunitas populasi hutan saat ini mungkin hanya sekitar tinggal 45% jika digambarkan. Hal lain dalam kondisi hutan yang menipis berpengaruh terhadap kesuburan tanah yang mempunyai banyak kandungan hara tetapi kini menjadi sangat rendah keberlanjutannya karena tidak terjamin. Akhirnya kualitas tanah terus menurun untuk dapat menunjang kehidupan, melestarikan keanekaragaman hayati atau pun mengembangkan perekonomian. Seiring terjadinya ribuan hutan ditebang habis, diubah menjadi lahan pertanian atau perkebunan. Jika dilihat kembali manusia seharusnya sadar lahan pertanian atau perkebunan dari penebangan hutan tersebut tidak memberikan dampak positif melainkan negatif untuk interaksi ekosistem hutan. Adapun contoh dari system deforestasi yaitu pembuatan produk minyak sawit, pengambilan pohon kayu untuk dijadikan pembuatan kertas itu semata-mata karena keegosian, seharusnya untuk pembukaan lahan seperti kelapa sawit dapat dilakukan tanpa menganggu ekosistem didalamnya begitupula dengan penggundulan hutan. Pembabakan dan kerusakan hutan yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab dampaknya akan terjadi penurunan keanekaragaman hayati / keadaan ekosistem diddalamnya baik itu tingkat spesies. Maka dari iru, Ayo Teman-teman, Saudara, khususnya Para Pemuda Bangsa “Jaga, hijaukan, lestarikan alam kita dan sama-sama mari mendukung Kegiatan Protect Paradise”. Adapun sumber yang terkait mengenai pohon yang seharusnya tumbuh untuk melindungi kelestarian alam yaitu http://www.greenpeace.org/seasia/id/blog/pentingnya-sebuah pohon/blog/47925/ menyebutkan bahwa yang terpenting, pohon-pohon tua juga lebih berharga bagi keanekaragaman hayati dibandingkan pohon-pohon muda karena mereka membantu lebih banyak spesies. Contohnya, rongga pohon dan dahan menjadi habitat bagi burung untuk bersarang. Ayo, kita sama-sama dukung #protectparadise for #save our forest
Meiza Hayyu Putri

Jumat, 07 Februari 2014

menepiskan pada tulisan

Kamu, sahabatku..

Tertegun ku memandangi layar laptop yang putih, tanpa sedikit ada kalimat di bagian kotak untuk menulis. Ya, duniaku..aku suka menulis..

Lama sekali rasanya aku tak menulis apa yang biasa aku tuliskan, selamat malam reader!

Bolehkah aku bertanya pada seseorang disana untuk menanyakan hatinya untuk siapa?!
aku ingin rasanya mencurahkan segala rasa cemburu, kesal dan tidak suka akan apa yg kurasa
tetapi apa? setiap ku bercerita, tidak mau kau dengar.
aku ini siapamu? bagian dari hidupmukah? itu yg kau bilang padaku.
Lalu, aku menjawab dalam hati, bukan. Apa yg selama ini kurasakan, ada wanita lain disisi kanan-kirimu yg mendekati. Disini aku bagaikan penonton yang sibuk lalu lalang mencari kesibukan agar tak terlihat cemburu. Aku menumpukkan rasa cemburu itu, tetapi tak mampu ku biaskan atau ceritakan padamu.
Maaf, mungkin aku wanita yang tak berani jujur. Tapi bagaimanapun, akulah tau sifatmu.
Aku ingin membuatmu nyaman saja denganku, meski rasa sakit dan cemburu terus menghantui dalam duniaku, karenamu. Tolong sekali saja mengerti aku, apakah aku harus mundur untuk semua ini?
Tak masalah bagiku, jika harus ku mundur. Bagiku kini, tugasku hanya menemani, memberimu semangat untuk meraih kesuksesanmu. Tetapi jika sudah waktunya tiba, kamulah yg menentukan dengan siapa kau menikmati kesuksesanmu itu. Sekiaaaan dariku..

Meiza hayyu putri