Sabtu, 08 Februari 2014

Tema : Hutan Indonesia "Dari saya, untuk kita"




“Berfikir sebab dahulu, barulah akibatnya”. Terfikir kembali akan nasib generasi yang akan mendatang, seluruh kekayaan alam akan habis. Hal ini dikarenakan tidak ada daya tarik simpati masyarakat terhadap lingkungan sendiri, khususnya lahan hutan yang terus digunduli tanpa menanam kembali. Adapun yang diketahui fungsi hutan kini hanya menjadi patokan untuk tolak ukur yang pada dasarnya Bumi yang ditempati memiliki kaya akan populasi yang melimpah tanpa diketahui secara jelas dan mengacu dari adanya kegunaan fungsi hutan. Populasi hutan berfungsi salah satunya yaitu sebagai sumber kekayaan alam yang mendukung kesejahteraan manusia. Tetapi, lihatlah dan bayangkan kini rasa simpati yang seharusnya setiap manusia punya kini hanya berupa keegoisan semata-mata untuk mencari keuntungan tanpa memikirkan nasib berkelanjutan bagi generasi bagi anak cucu di masa yang akan terus berubah dalam era modern. Jika diingat kembali, dulu sekitar tahun 90an, hutan masih mendominasi di kepulauan Sumatra, Kalimanatan, Sulawesi dan Jawa, begitupun kehidupan hewan yang tinggal didalamnya ikut membantu dalam pelestarian alam. Tetapi apa sekarang? komunitas populasi hutan saat ini mungkin hanya sekitar tinggal 45% jika digambarkan. Hal lain dalam kondisi hutan yang menipis berpengaruh terhadap kesuburan tanah yang mempunyai banyak kandungan hara tetapi kini menjadi sangat rendah keberlanjutannya karena tidak terjamin. Akhirnya kualitas tanah terus menurun untuk dapat menunjang kehidupan, melestarikan keanekaragaman hayati atau pun mengembangkan perekonomian. Seiring terjadinya ribuan hutan ditebang habis, diubah menjadi lahan pertanian atau perkebunan. Jika dilihat kembali manusia seharusnya sadar lahan pertanian atau perkebunan dari penebangan hutan tersebut tidak memberikan dampak positif melainkan negatif untuk interaksi ekosistem hutan. Adapun contoh dari system deforestasi yaitu pembuatan produk minyak sawit, pengambilan pohon kayu untuk dijadikan pembuatan kertas itu semata-mata karena keegosian, seharusnya untuk pembukaan lahan seperti kelapa sawit dapat dilakukan tanpa menganggu ekosistem didalamnya begitupula dengan penggundulan hutan. Pembabakan dan kerusakan hutan yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab dampaknya akan terjadi penurunan keanekaragaman hayati / keadaan ekosistem diddalamnya baik itu tingkat spesies. Maka dari iru, Ayo Teman-teman, Saudara, khususnya Para Pemuda Bangsa “Jaga, hijaukan, lestarikan alam kita dan sama-sama mari mendukung Kegiatan Protect Paradise”. Adapun sumber yang terkait mengenai pohon yang seharusnya tumbuh untuk melindungi kelestarian alam yaitu http://www.greenpeace.org/seasia/id/blog/pentingnya-sebuah pohon/blog/47925/ menyebutkan bahwa yang terpenting, pohon-pohon tua juga lebih berharga bagi keanekaragaman hayati dibandingkan pohon-pohon muda karena mereka membantu lebih banyak spesies. Contohnya, rongga pohon dan dahan menjadi habitat bagi burung untuk bersarang. Ayo, kita sama-sama dukung #protectparadise for #save our forest
Meiza Hayyu Putri

0 komentar:

Posting Komentar