Hampir 120 hari aku dibimbingmu Pak
Tak ada perasaan menyerah, karna keinginan meraih impianku
Sikap dingin dan acuh membuatku merasa tertekan
Maafkan saya pak, saya terlalu menaikkan keangkuhan
Saya terlalu beranikan diri tuk berhadapan denganmu Pak
Pak, bolehkah saya meminta satu hal??
Saya merasa tertekan akan keadaannya
saya takut untuk bertemu
saya harus menurunkan ego, agar luka di hati tak semakin meluas
Maaf Pak, aku tau..
Engkau sudah berpendidikan lebih tinggi dibanding saya
saya hanyalah manusia yang masih berproses tuk mencari kesuksesan
Tidak seperti engkau Pak,.
Pak, bagiku saat engkau cukup tersenyum denganku..
rasanya sudah melegakan hati dan pikiran
Pak, apa salah saya?
apakah bapak keberatan?
karena memiliki anak bimbingan seperti saya
Pak, usahaku ini tuk meraih sarjana masih terus kupertaruhkan
Pak, bolehkah saya meminta pujianmu?
Aneh tidak ya, kalo kata ini diucapkan "kamu sukses ya"
Merasa rugikah pak tuk diucapkan??
Maafkan saya pak, atas kesalahan atau ucapan yang menyinggung
Saya sedang berproses mencari kedewasaan
Pak, maafkan saya jika engkau menyesal telah memiliki
anak bimbingan seperti saya..
Pak, terima kasih untuk waktu dan jasamu yang tiada berhenti
Meski kadang aku sering membuatmu kesal
Pak, bolehkah aku meminta doa darimu??
Doakan semoga anak bimbinganmu ini bisa meraih kesuksesan nantinya
Pak, aku akan selalu berdoa pada yang Sang Pencipta
Atas karuniaNya, aku dapat mengenal dan dibimbing oleh seorang pahlawan
Pahlawannya engkau "Bapak, Dosen Pembimbingku" :')
Sabtu, 22 Agustus 2015
Dosen Pembimbing
Posted on 21.41 by penulisabstraak
| No comments
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar