Jumat, 03 Januari 2014

Happy New Year 2014

Tak terasa di penghujung tahun 2013 akan berganti dengan tahun penuh harapan, doa, dan kemenangan yang akan di nanti dan di karyakan pastinya. Tahun 2013 banyak kenangan, pengalaman mungkin dosa yang secara tak sengaja telah dilakukan. Siapa sih manusia yang tak punya dosa? Baik itu kecil atau besar hanyalah Tuhan yang mengetahuinya. Terkadang manusia luput akan dosa yang tak ternilai berapa banyak dosa yang dilakukan. Pengakuan dosa setiap manusia pasti pernah melakukannya kepada Tuhan. Sudah itu saja mungkin yang dapat gua tulis dalam kalimat pembuka ini. Kalo gua kebanyakan tulis tentang Dosa, orang akan malas membacanya karna penulis pun punya dosa. 

Balik ke cerita, hari itu adalah hari selasa. Hari dimana terakhir menikmati di Tahun 2013. Tahun 2013 gua telah menginjak umur 20 tahun, berarti 2014 umur gua menjadi 21. Tak terasa, umur semakin berkurang dengan tahun yang berganti. Tampak lelah muka akan rapuhnya badan karna terbentur dengan aktivitas yang telah lepas dari dunia kampus. Terlanjur menaruh hati rasanya untuk tahun 2013 sudah ditempatkan pada hati seorang gitaris. Cinta dan kasih sayang kuberikan pada Alm.Papa dan Mama yang telah menjadikanku hingga dewasa saat ini. Cieeelah dewasa, emang ngerti apa maksud dewasa? wkwkw.. Tak perduli siapa yang kutemui, tetapi senyuman dibiaskan. Melihat kebahagiaan orang lain membuat iri kepada diri sendiri, khusunya jika ada yang memanggil Ayah pada suara. Ada kalanya sedih dan iri melihat seorang anak memanggil Seorang yang dianggap bijaksana, tegas, penyayang dengan sebutan Ayah. Suaranya itu loh menggemaskan, manja dan terus berulang memanggilnya. Aku merindumu Ayah, hingga saat ini meski tahun akan berganti nama dan cintamu tetap melekat di hati Anakmu Ini. Peluk rindu untuk Alm.Ayah, semoga kau tenang di alam sana :)

Pagi itu adalah masa-masa UAS bagi mahasiswa. Pasti yang namanya mahasiswa dan mencicipi dibangku kuliah sedang menjalankan UAS semester ganjil. Ya tergantung universitasnya sih sebenarnya aka melaksanakan ujian kapan. Pagi itu, aku sedang duduk santai di ruangan yang ukurannya sekitar 8,25 x7 m yang diisi dengan bingkai foto, almari, boneka pururu dan sebuah meja untuk menyimpan buku. Suara dering hp berbunyi, ku lihat dan baca smsnya ternyata dari Dia yang mengabari jika sudah selesai ujian. Lega dalam hatiku ya meski bukan aku sih yang mengerjakannya. Kala pagi itu, aku juga sudah janjian dengan seorang teman kampus, Billy namannya. Ya, aku menemuinya dirumah karna akan mengoreksi haisl responsi Sishew, maklum  asisten sibuk. Tjiee asisten nih, ya asisten praktikum.. Senang dengan apa yang kukerjakan sebagai asisten, tiada rasa menganggu pikir dan kurasakan dlm benakku. Tak lama berselang, aku tiba dirumah billy dan disana hanya ada shifa. Billy sedang kepasar, ucapnya Baiklah, sembari menunggu billly aku bersenda gurau dengan shifa dan memutuskan nitip ke Billy untuk membeli supermi, tao dan lays karna kami lapar. Begitulah apa yang kami rasakan hehe.. Lanjut berselang laam, Billy tiba dirumah dan aku bergegas untuk membuat supermi dan shifa mengoreksi hasil respons. Cukup lumayanlah nilainya sepanjang aku memeriksanya tadi, nah tinggal giliran Billy untuk mengoreksi tetapi agak merasa malas karena aku dan shifa efek sudah kenyang jadinya dilanjutkan dengan menonton tivi..hehe..

Siang berganti sore. Waktu berganti hingga matapun terpejam dengan sendirinya, sembari menunggu pesan dari seseorang yang ku tunggu. Tak lama bersulang, kulihat layar hp belum ada kiriman pesan darinya, Pikirku, mungkin maish mengerjakan tugas dari Sang Ratu-nya. Tak lantas, sudha hampir magrib aku mencoba menghubunginya terlebih dahulu dengan menuliskan "sore, masih sibuk?" dibalas secara singkat "aku lagi rapat". Aku hanya berdiam dan tak ingin membalas pesan itu. Aku menari diatas khayalku, mungkin keadaan berganti dengan perasaan jenuh akan dirinya. Kumandang adzan magrib tlah terdengar, bergegas untuk mandi dan mengerjakan solat. Malam itu sangat dingin, untuk membuka pintu kamar rasanya malas sekali dan tidak ingin terkena angin hingga menusuk relung tiap badan. Tidak lama bersulang ingin bergegas mandi, aku mendapati sebuah kiriman pesan yang isinya membuatku sangat senang di malam yang akan berganti tahun. Isinya "aku jemput ya sekarang, kamu udh siap?" aaaaah iya, ini yang membuatku tersenyum akan dibaca dari layar HP..

Pukul 19.00 menunjukkan hampir mendekati waktu pergantian tahun, aku melihatnya dengan begitu sangat senang. Senyumannya dan style yang keren bagiku akan pergi bersamaku nanti, hehe...Kulihatnya menggunakan kemeja biru panjang, celana jeans biru tua, sepatu sneakers dan gaya rambut yang biasa. Malam itu Dia terlihat begitu manis, rasanya ingin sekali ku panggilnya "gulali" tapi agak gimana gitu terlihat alay nantinya. Sayang sekali, begitu dia sampai didepan aku belum selesai untuk bersiap-siap masih harus menungguku sekiranya 20 menit hehe. Tak lama kemudian, aku sudah siap menggunakan kemeja biru, celana biru jeans gelap, kerudung biru, dan tas berwarna biru pemberian Kakakku. Kini aku dan Pria kemeja biru pergi meninggalkan rumah. Tak lama waktu telah menunjukkan pukul 21.00 awalnya kami ke sebuah tempat accesories guna mencari bingkai foto yang awalnya dia memintaku untuk temani membeli celana jeans.Selanjutnya, kami melanjutkan pergi dan menuju tempat makan. Malam itu "steak" yang menajdi pilihan menu makan malam ini. We're having a sweet moment in before new year. Yeaaaaaah, terimakasih Pria kemeja biru.. :D

22.30 kami bergegas mencari tempat dimana nantinya akan tahun baru bareng dan memulai harapan baru di awal tahun.Awalnya aku bilang ke Dia, kekafe milik kakak iparnya saja karena jarak tidak jauh dari tempat kami berada dan tidak hanya itu keramaian di daerah pahlawan sangat ramai dan sesak akan khalayak orang, maklumlah ya lagi tahun baruan. Tetapi lihat lagi deh, masjid sepi.. Sepanjang perjalanan kuperhatian dan kulewati masjid tampak tidak ada orang disana. Kemanakah manusia, apakah sudah lupa dengan Tuhannya? Sudahsudah, hanya pribadi masing-masing saja yang menentukan dan mengatur hidupnya... *Peace reader*. Tak lama bersulang, sampailah kami di Cafe tersebut namanya "Kopi Jempol" berada di jalan singosari, semarang. Reader, boleh tuh nyicipin kesana harganya pun terjangkau untuk mahasiswa kalo mau nongkrong sama temen-temen terkecenya.. :D

Sesampainya disana, ketemu dengan keluarga si Doi. Seorang laki-laki berumur 40 tahunan menyapa kami ketika keluar dari Lift. Sempat doi lupa namanya, maklum Dia suka lupa.. Omnya menyapa kami dan bertanya padaku "ini yang dulu fit?" Nah ini pertanyaan kedua kali ketika aku berkunjung kekafe itu. Sempat agak sedikit gimana gitu, tapi ya aku mengerti setelah dulu sempat diceritakan olehnya siapa yang dibawanya ke tempat ini. Udah perasaan cemburu dan kesal sudah tidak ada lagi untuk hal itu hehe.. Bersulang lama, waktu hampir menunjukkan pukul 24.00, sebelumnya kami memesan salad, hot chocolate and hot tea. Begitu hangat aku meminumnya dengan seduhan gula sedikit dan membuatnya terasa manis ketika berada didekatnya, hehe..

Lalu seorang waiter mendatangi kami sambil menyerahkan sebuah kertas dan pulpen. Mas Adit namanya, kata Doi dia adalah saudaranya. Tak perlu aku perjelas intinya sodaranya. Mas adit menyuruh untuk menulis harapan di 2014. Yasudah, aku sempat bingung utk menambahkan, hingga Doi yang menulisnya lagi. Kami melihat bentangan kembang api, mercon, petasan dari ketinggian paling atas dari cafe ini. Sungguh menakjubkan dan bahagia, semoga ditahun mendatang hingga seterusnya kebahagiaan ini dapat tercipta kembali meski ditempat lain untuk kami menikmati. Terimakasih Fitra Adi Prayogo atas eaktu yang kau sempatkan untuk Kita :')


Tahun 2014 apa saja resolusimu? semoga apa yang kamu lakukan di tahun ini dapat bermanfaat bagi orang lain, membawa nama utk diri sendiri dan tak lupa utk berdoa kepada Tuhan agar yang kita lakukan diberi kemudahan dan diberi nikmat sehingga rasa bersyukur tak luput dalam diri. Itu saja bagiku Sekiaaaan..


By: Hayyu Putri, Mhs. Biologi UNDIP Semarang 2011

0 komentar:

Posting Komentar