Selamat malam ke-9 di bulan Mei 2013. Kembali lagi dengan gua Ayu yang bakal mau nulis tentang berbagi pengalaman. Malam ini gua bakal ceritain tentang si Adi. Adi nama sapaan gua untuk dia. Udah berapa kali gua tiap ketemu dia perasaan gua masih sama adanya perasaan yang berbeda. Gua merasa tenang dan nyaman aja dengan keadaan ini. Semakin lam dan berhari-hari gua selalu khwatirin dia. Sesaat gua mencoba untuk menerka apakah dia adanya perasaan sama denganku? Entahlah aku tau tak ada baiknya berharap banyak dengannya. Aku sekarang tinggal menunggu kepastian yang jelas darinya.
Malam ini sama dengan malam sebelumnya beberapa lalu, dia menjanjikan untuk datang kerumah di malam hari, tapi nyatanya apa? Udah ketiga kalinya untuk malam ini dia tidak datang. Aku sudah nenanti dengan mengganti pakaian dan memakai kerudung, tapi dia aja ga dateng-dateng. Yah cukup tau sajalah, aku sekarang cuma dianggap apa sama dia? Disaat dia membutuhkanku aku selalu ada untuk dia. Lalu apa, aku yang membutuhkan dia selalu masa bodo? Aku cape dnegan keadaan ini, lelah rasanya yang terkadang aku ingin menangis. Terlihat berlebihan tapi perasaanku memang rentan untuk sebuah perasaan. Ah sampai aku curhat ke salah satu sahabatku si promisetyaningrum anak FKM 2011untuk menceritakan kejadianku tentang fitra. Tapi dia memintaku buat membantunya, aku selalu bisa. Apkah aku terlalu baik sehingga dia gmpang untuk membuatku seperti ini. Aku lelah, aku pengen berhenti berharap dengan keadaan ini semua, aku lelah menghadapi kamu yang semakin membuatku ga nyaman terlalu lama tanpa ada kepastian yang jelas. Aku tak mengerti dengan apa maumu. Kalo cuma anggap aku PHP jangan buat aku seperti ini. Apa aku berfikiran terlalu cepat melihat tingkahmu seperti ini denganku? Entahlah hanya perasaan yang menjawab. Aku rindu dimana awal bulan april masa-masa kita pernah ada. Aku kangen dan rindu di masa itu, apakah kau masih mengingatnya??
Hari demi berhari berganti, waktupun juga. Aku tak tau sampai kan kita seperti ini tanpa ada kepastian yang jelas. Aku merindukan kau dimasa kita yang pernah silam. Malam demi malam pun terlewati dengan layar hp dan pertanda red light menandakan sepeti biasa kau menghubungiku. Aku kangen dimasa itu, Adi. Perasaan ini ada untuk kamu, tapi kamu belum bisa tau. Aku merasa ditipu oleh kamu. Aku tersadar untuk sekarang, kamu takkan pernah berubah tetap menjadi seorang yang terus buat orang lain menunggu tanpa kepastian yang jelas. Aku bersabar mungkin untuk menghadapimu. Malam Adi (dibo).
Meiza Hayyu Putri, Germany"
Kamis, 09 Mei 2013
Just knew bout you
Posted on 09.12 by penulisabstraak
| No comments
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar