Minggu, 19 Mei 2013

Tugas Biosel - Keterlibatan organel dalam fotosintesis 2013



Nama          : Meiza Hayyu Putri
Nim    : 24020111140071
Biologi UNDIP / 2011

https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRsajNPfh1HvmwDEroQy0BQ6uUHV0vAmjdILKYVafAt4v6zjZG_ (Anonim A, 2013)
Fotosintesis merupakan suatu proses perolehan energi dengan jalan mengubah bahan-bahan anorganik yang diperoleh dari alam menjadi bahan-bahan organik atau energi sehingga dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan. Adanya sumber energi cahaya alami adalah matahari yang memiliki spektrum cahaya infra merah (tidak kelihatan), merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu dan ultra ungu (tidak kelihatan).
Fotosintesis juga merupakan salah satu cara asimilasi karbon karena dalam fotosintesis karbon bebas dari (CO2) diikat (difiksasi) menjadi gula sebagai molekul penyimpan energi. Cara lain yang ditempuh organisme untuk mengasimilasi karbon adalah melalui kemosintesis, yang dilakukan oleh sejumlah bakteri belerang (Rasidin, 1990).
https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSY1neo-lxg-6-V5JK21qBbdiq6M5kJ-yaBrH2_5isqV8QLApss(Anonim B, 2013)

Struktur daun, permukaan luar epidermis bawah dan atas biasanya dilindungi oleh lapisan kultikula dan kadang-kadang sebelah luarnya lagi terdapat lapisan lilin. Lapisan kultikula dan lilin ini berguna untuk mencegah penguapan air (transpirasi) berlebihan dan menambah kekuatan. Diantara sel-sel epidermis daun terdapat mulut daun (stomata). Fungsi stomata sebagai pengatur penguapan, pengatur masuknya gas CO2 dari ugara dan keluarnya gas O2 ke udara selama fotosintesis berlangsung dan arah sebaliknya pada waktu respirasi berlangsung. Mesofil merupakan daerah fotosintesis utama karena mengandung kloroplas. Kandungan kloroplas palisade lebih banyak di bandingkan dengan yang berada di spons.
KLOROPLAS
Kloroplas merupakan plastid yang memiliki klorofil dan hanya terdapat pada tumbu-han dan ganggang tertentu. Dilapisi membran rangkap seperti yang dimiliki oleh mitokondria hanya saja stuktur membran dalamnya tidak membentuk krista seperti yang terjadi pada mitokondria. Batas terluar melingkupi matriks fluida yang dinamakan stroma dan suatu sistem membran dalam yang luas, stroma ini berfungsi sebagai penyimpan hasil fotosintesis yang berupa pati. Sedangkan membran bagian dalam yang terlipat berpasangan disebut sebagai lamela. Lamela tersebut akan membesar secara berkala membentuk gelembung pipih yang terbungkus membran yang disebut sebagai tilakoid. Tilakoid berisikan pigmen-pigmen yang berfungsi menangkap cahaya dalam proses fotosintesis. Tilakoid tersebut tersusun membentuk suatu susunan yang bentuknya mirip dengan tumpukan koin, tumpukan tilakoid tersebut disebut sebagai grana.
Organ utama tempat berlangsungnya fotosintesis adalah daun. Namun secara umum, organel yang berperan dalam fotosintesis adalah kloroplas. Organel tersebut berisi pigmen klorofil yang menyebabkan warna hijau pada tumbuhan. Di setiap sel terdapat 40-50 kloroplas. Di dalam kloroplas inilah penyerapan sinar oleh klorofil dimulai pada proses fotosintesis. semua sel yang memiliki kloroplas berpotensi untuk melangsungkan reaksi ini. Di organel inilah tempat berlangsungnya fotosintesis, tepatnya pada bagian stroma.
Hasil fotosintesis (disebut fotosintat) biasanya dikirim ke jaringan-jaringan terdekat terlebih dahulu. Pada dasarnya, rangkaian reaksi fotosintesis dapat dibagi menjadi dua bagian utama: reaksi terang (karena memerlukan cahaya) dan reaksi gelap (tidak memerlukan cahaya tetapi memerlukan karbon dioksida). (Tjitrosoepomo, 1980)
Reaksi terang
Reaksi terang adalah proses untuk menghasilkan ATP dan reduksi NADPH2. Reaksi ini memerlukan molekul air. Proses diawali dengan penangkapan foton oleh pigmen sebagai antena. Pigmen klorofil menyerap lebih banyak cahaya terlihat pada warna biru (400-450 nanometer) dan merah (650-700 nanometer) dibandingkan hijau (500-600 nanometer). Fotosintesis dimulai ketika cahaya mengionisasi molekul klorofil pada fotosistem II, membuatnya melepaskan elektron yang akan ditransfer sepanjang rantai transpor elektron. Energi dari elektron ini digunakan untuk fotofosforilasi yang menghasilkan ATP, satuan pertukaran energi dalam sel. Reaksi ini menyebabkan fotosistem II mengalami defisit atau kekurangan elektron yang harus segera diganti. Tumbuhan dan alga, kekurangan elektron ini dipenuhi oleh elektron dari hasil ionisasi air yang terjadi bersamaan dengan ionisasi klorofil. Hasil ionisasi air ini adalah elektron dan oksigen. Oksigen dari proses fotosintesis hanya dihasilkan dari air, bukan dari karbon dioksida

Reaksi gelap
ATP dan NADPH yang dihasilkan dalam proses fotosintesis memicu berbagai proses biokimia. Pada tumbuhan proses biokimia yang terpicu adalah siklus Calvin yang mengikat karbon dioksida untuk membentuk ribulosa (dan kemudian menjadi gula seperti glukosa). Reaksi ini disebut reaksi gelap karena tidak bergantung pada ada tidaknya cahaya sehingga dapat terjadi meskipun dalam keadaan gelap (tanpa cahaya).

Daftar Pustaka
Anonim A 2009. Gambar Organel Fotosintesis. http://bugurutya.wordpress.com/2009/06/13/iv-bagian-daun-yang-berperan-dalam-fotosintesis/ Diakses pada tanggal 19 Mei 2013.
Anonim B.2007. Gambar Daun terjadinya fotosintesis.  id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Reaksiterang.png.Diakess pada tanggal 19 Mei 2013.
Rasidin.  1990. FotosintesaTumbuhan.  Jakarta: Balai Pustaka
Tjitrosoepomo, 1980. Fotosintesis. Jakarta: Bina Aksara.

2 komentar: