Nama : Meiza Hayyu Putri
Nim :
24020111140071
Biologi UNDIP /
2011
(Anonim A, 2013)
Fotosintesis
merupakan suatu proses perolehan energi dengan jalan mengubah bahan-bahan
anorganik yang diperoleh dari alam menjadi bahan-bahan organik atau energi
sehingga dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan. Adanya sumber energi cahaya alami
adalah matahari yang memiliki spektrum cahaya infra merah (tidak kelihatan),
merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu dan ultra ungu (tidak
kelihatan).
Fotosintesis
juga merupakan salah satu cara asimilasi karbon karena dalam fotosintesis
karbon bebas dari (CO2) diikat (difiksasi) menjadi gula sebagai molekul
penyimpan energi. Cara lain yang ditempuh organisme untuk mengasimilasi karbon
adalah melalui kemosintesis, yang dilakukan oleh sejumlah bakteri belerang (Rasidin,
1990).
(Anonim B, 2013)
Struktur
daun, permukaan luar epidermis bawah dan atas biasanya dilindungi oleh lapisan
kultikula dan kadang-kadang sebelah luarnya lagi terdapat lapisan lilin.
Lapisan kultikula dan lilin ini berguna untuk mencegah penguapan air
(transpirasi) berlebihan dan menambah kekuatan. Diantara sel-sel epidermis daun
terdapat mulut daun (stomata). Fungsi stomata sebagai pengatur penguapan,
pengatur masuknya gas CO2 dari ugara dan keluarnya gas O2 ke udara selama
fotosintesis berlangsung dan arah sebaliknya pada waktu respirasi berlangsung. Mesofil
merupakan daerah fotosintesis utama karena mengandung kloroplas. Kandungan
kloroplas palisade lebih banyak di bandingkan dengan yang berada di spons.
KLOROPLAS
Kloroplas
merupakan plastid yang memiliki klorofil dan hanya terdapat pada tumbu-han dan
ganggang tertentu. Dilapisi membran rangkap seperti yang dimiliki oleh
mitokondria hanya saja stuktur membran dalamnya tidak membentuk krista seperti
yang terjadi pada mitokondria. Batas terluar melingkupi matriks fluida yang
dinamakan stroma dan suatu sistem membran dalam yang luas, stroma ini berfungsi
sebagai penyimpan hasil fotosintesis yang berupa pati. Sedangkan membran bagian
dalam yang terlipat berpasangan disebut sebagai lamela. Lamela tersebut akan
membesar secara berkala membentuk gelembung pipih yang terbungkus membran yang
disebut sebagai tilakoid. Tilakoid berisikan pigmen-pigmen yang berfungsi
menangkap cahaya dalam proses fotosintesis. Tilakoid tersebut tersusun
membentuk suatu susunan yang bentuknya mirip dengan tumpukan koin, tumpukan
tilakoid tersebut disebut sebagai grana.
Organ utama
tempat berlangsungnya fotosintesis adalah daun. Namun secara umum, organel yang berperan dalam
fotosintesis adalah kloroplas. Organel tersebut berisi pigmen klorofil yang
menyebabkan warna hijau pada tumbuhan. Di setiap sel terdapat 40-50 kloroplas.
Di dalam kloroplas inilah penyerapan sinar oleh klorofil dimulai pada proses
fotosintesis. semua sel yang memiliki kloroplas berpotensi untuk melangsungkan reaksi
ini. Di organel inilah tempat berlangsungnya fotosintesis,
tepatnya pada bagian stroma.
Hasil
fotosintesis (disebut fotosintat) biasanya dikirim ke jaringan-jaringan
terdekat terlebih dahulu. Pada dasarnya, rangkaian reaksi fotosintesis dapat
dibagi menjadi dua bagian utama: reaksi terang (karena memerlukan cahaya) dan
reaksi gelap (tidak memerlukan cahaya tetapi memerlukan karbon dioksida). (Tjitrosoepomo,
1980)
Reaksi terang
Reaksi terang adalah proses untuk
menghasilkan ATP dan reduksi NADPH2. Reaksi ini memerlukan molekul air. Proses
diawali dengan penangkapan foton oleh pigmen sebagai antena. Pigmen klorofil
menyerap lebih banyak cahaya terlihat pada warna biru (400-450 nanometer) dan
merah (650-700 nanometer) dibandingkan hijau (500-600 nanometer). Fotosintesis
dimulai ketika cahaya mengionisasi molekul klorofil pada fotosistem II, membuatnya
melepaskan elektron yang akan ditransfer sepanjang rantai transpor elektron. Energi
dari elektron ini digunakan untuk fotofosforilasi yang menghasilkan ATP, satuan
pertukaran energi dalam sel. Reaksi ini menyebabkan fotosistem II mengalami
defisit atau kekurangan elektron yang harus segera diganti. Tumbuhan dan alga,
kekurangan elektron ini dipenuhi oleh elektron dari hasil ionisasi air yang
terjadi bersamaan dengan ionisasi klorofil. Hasil ionisasi air ini adalah
elektron dan oksigen.
Oksigen dari
proses fotosintesis hanya
dihasilkan dari air, bukan dari karbon dioksida
Reaksi gelap
ATP dan NADPH yang dihasilkan dalam proses
fotosintesis memicu berbagai proses biokimia. Pada tumbuhan proses biokimia
yang terpicu adalah siklus Calvin yang mengikat karbon dioksida untuk membentuk
ribulosa (dan kemudian menjadi gula seperti glukosa). Reaksi ini disebut reaksi
gelap karena tidak bergantung pada ada tidaknya
cahaya sehingga dapat terjadi meskipun dalam keadaan gelap (tanpa cahaya).
Daftar
Pustaka
Anonim A 2009. Gambar Organel Fotosintesis. http://bugurutya.wordpress.com/2009/06/13/iv-bagian-daun-yang-berperan-dalam-fotosintesis/
Diakses pada tanggal 19 Mei 2013.
Anonim B.2007. Gambar Daun terjadinya fotosintesis. id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Reaksiterang.png.Diakess
pada tanggal 19 Mei 2013.
Rasidin. 1990. FotosintesaTumbuhan.
Jakarta: Balai Pustaka
Tjitrosoepomo, 1980. Fotosintesis. Jakarta: Bina Aksara.
Tjitrosoepomo, 1980. Fotosintesis. Jakarta: Bina Aksara.







Mohon ijin buat tugas biosel ya...
BalasHapusHahaha
iyaaa, haha
BalasHapus